Segala nafsu dalam ajaran islam dikenal dengan istilah empat nafsu yaitu aluamah, supiyah, amarah, mutmainah. Keberadaan nafsu tersebut bisa melalui panca indra kita, dan kekompakan dari keempat nafsu tersebut menghasilkan konsentrasi menjadi manusia yang sempurna.
aluamah, amarah, supiyah dan mutmainah. mengaji menara, mengaji menara jendela jalusi menanti juga pintu ganda berdaun jati bergaya eropa serta india. mengaji menara, mengaji menara batu-bata tanpa perekat digosok-gosok hingga melekat berhias sulur-suluran, putih kecoklatan berbahan batu alam. mengaji menara, mengaji menara mimbar beranak
In the symbolic world of Java, there are terms Mancapat and Mancawarna. Everything in the world is divided into four parts which are spread out according to the cardinal directions, and one more part in the middle as the center. Likewise with the four kinds of human passions, namely Aluamah, Amarah, Supiyah, and Mutmainah.
Angka 16 (enambelas/nembelas), artinya hidup itu terdiri dari enam bagian: mutmainah, amarah, supiah, aluamah, bayangan dan badan kasar. Angka 17 (tujuhbelas/pitulas), artinya hidup sebagai manusia itu harus memiliki: bulu/rambut, kulit, otot (daging), tulang, sunsum, urat (otot) dan darah.
Roh inilah yang menepati pada 4 jenis nafsu, yaitu : Nafsu Luwamah (aluamah) Nafsu Amarah. Nafsu Supiyah. Nafsu Mulamah (Mutmainah). Roh Nurani : Roh ini dibawah pengaruh roh-roh Idofi. Roh Nurani ini mempunyai pembawa sifat terang. Karena adanya roh ini menjadikan manusia yang bersangkutan jadi terang hatinya.
Aluamah Amarah Supiyah Mutmainah adalah sebuah konsep dalam tradisi ''sedulur papat limo pancer'' yang menggambarkan empat sahabat hidup manusia. Konsep ini mengacu pada keempat aspek dalam diri manusia yang mewakili nafsu-nafsu yang ada pada manusia dan memengaruhi kehidupannya.
.
aluamah amarah supiyah mutmainah artinya